UPS Soroti Penjaminan Mutu UMS

Upaya Raih Akreditasi Unggul

TEGAL, smpantura – Universitas Pancasakti (UPS) Tegal menyoroti serius kualitas dan kinerja Lembaga penjaminan Mutu Universitas Muhamadiyah Surakarta (UMS). Salah satunya, karena peran lembaga itu mampu mendongkrak kenaikan akreditasi perguruan tinggi tersebut hingga meraih akreditasi unggul.

Sebagai perguruan tinggi swasta (PTS) terbesar di Pantura Barat Jateng, UPS Tegal merasa perlu menimba ilmu dan pengalaman ke lembaga tersebut, agar akreditasi perguruan tingginya, baik dari sisi kelembagaan, maupun fakultas, turut terdongkrak menjadi lebih baik lagi.

”Di perguruan tinggi kami, beberapa fakultas banyak yang masih terakreditasi B, juga ada yang sudah A dan akreditasi Unggul. Hal sama juga pernah dialami UMS. Tapi setelah keberadaan badan penjaminan mutu diperkuat perannya, hampir semua fakultas maupun prodinya terakreditasi Unggul. Ini yang perlu kami timba ilmunya, bagaimana tata kelola dan kinerjanya agar dapat mendorong kenaikan akreditasi di perguruan tinggi kami,” tandas Kepala Badan Penjaminan Mutu (BPMU) UPS Tegal Dr Moh Taufik SH MH, usai melakukan kunjungan ke UMS, pekan lalu.

Dia menjelaskan, atas dasar pengalaman seperti itulah, bersama BPMU dan seluruh Gugus Jaminan Mutu (GJM) fakultas di perguruan tingginya, melakukan kunjungan ke Lembaga Jaminan Mutu UMS. Kunjungan itu juga difokuskan dalam rangka Eksternal Benchmarking, dalam upaya peningkatan mutu akreditasi.

BACA JUGA :  Poltek Harber Buka Peluang Kolaborasi Industri

Berdiskusi dan Berdialog

CERMATI PEMAPARAN : Tim BPMU UPS Tegal dipimpin Dr Moh Taufik SH MH, saat mencermati pemaparan dan pembahasan tata kelola BPMU UMS.

 

Kedua lembaga dari perguruan tinggi tersebut, selanjutnya berdiskusi dan berdialog langsung, di ruang Lembaga Jaminan Mutu lantai enam Gedung Siti Walidah UMS. Pembahasan menarik, antara lain, berkait berbagai organisasi masing masing lembaga penjaminan mutu, sistem penjaminan mutu yang di kelola secara konsisten, dan berkelanjutan terutama di UMS.

Selain itu memaparkan berbagai kebijakan Sistem Penjaminan Mutu Internal ( SPMI) yang di kembangakan perguruan tinggi, dan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) yang dilakukan melalui akreditasi. Selain itu, dibahas pula berkait audit mutu Internal, survey kepuasan, standar perguruan tinggi, standar nasional Dikti, simulasi assessment lapangan, serta tata kelola berbasis standar.

Berkait dengan kunjungan itu, Kepala Lembaga Jaminan UMS Hari Prastyo ST MT PhD menjelaskan, selain peningkatan mutu, pihaknya juga melakukan pengendalian mutu untuk memastikan terjaganya mutu tiap prodi di tiap periodenya. Untuk itu, melakukan perubahan pada level pelaksanaan rapat tinjauan manajemen mutu. Termasuk pula tatakelola mutu perguruan tingginya yang berbasis standar, serta simulais asesmen lapangan. (RiyonoToepra)

Scroll to top
error: