Wahana Wisata Harus Dilengkapi Tim SAR

SLAWI, smpantura – Seluruh wahana wisata khususnya spot swafoto dan pemandian air panas di Guci harus dilengkapi dengan tim SAR minimal dua orang. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Pengelolaan Obyek Wisata Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Tegal Ahmad Abdul Khasib, Rabu ( 30/11).

Menurut Khasib, tim SAR ini berjaga selama wahana wisata beroperasional.
” Jika wahana wisata beroperasional mulai pukul 07.00 sampai 21.00 maka tim SAR-nya harus menyesuaikan,” kata Hasib.

Kelengkapan Tim SAR ini, merupakan bentuk komitmen dalam menyediakan sarana prasarana pelayanan pariwisata dengan menerapkan protokol kesehatan yang berbasis pada CHSE, yakni Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan).

 

Tak hanya itu, wahana wisata juga diminta memiliki call center yang disampaikan kepada dinas terkait manakala terjadi kegawatdaruratan.

BACA JUGA :  Ungu Band Tampil Memukau di Konser Musik Harmoni Hari Jadi ke-423 Kabupaten Tegal

“Bagi wahana wisata yang dilengkapi CCTV, yang menyorot ke jalan, IP Address agar diserahkan ke Polres sebagai media pemantauan 24 jam,” jelasnya.

Tak hanya di Guci, Tim SAR juga akan dibentuk di obyek wisata selain di Guci. Untuk keperluan tersebut, pihaknya akan mengadakan diklat SAR di Obyek Wisata Cacaban, Kamis (1/12). Kegiatan akan dilaksanakan dengan bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal dan Polres Tegal.

 

Diklat SAR akan diikuti 25 peserta terdiri atas pengelola obyek wisata Guci, Cacaban dan Purwahamba Indah (Purin), paguyuban perahu wisata,pedagang, Pokdarwis Tirta Wijaya Kusuma. (T04-Red)

Scroll to top
error: