Yuk, Rekreasi Sambil Belajar di Museum Sekolah Slawi

SLAWI, smpantura – Museum Sekolah Slawi yang berada di Jalan A Yani 25B Procot, Slawi, Kabupaten Tegal, menyimpan banyak koleksi benda-benda yang berhubungan dengan kegiatan pengajaran dari masa ke masa dan menyimpan benda-benda bersejarah yang ditemukan warga atau pemerintah.

Banyaknya koleksi yang dimiliki museum ini, layak jika museum ini menjadi tempat rekreasi dan edukasi bagi anak-anak hingga orang dewasa.

Apalagi letaknya di tengah Kota Slawi, sehingga mudah dijangkau. Museum ini bersebelahan dengan Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tegal, tak jauh dari Tugu Poci Slawi.

Begitu masuk ke dalam museum, kita dapat melihat  koleksi mulai relief keadaan sekolah dari masa ke masa. Di ruang pertama ini, pengunjung juga dapat melihat beberapa relief keadaan sekolah dari masa ke masa seperti, relief Nyi Hajar Dewantara yang mengajar anak-anak di ‘”Taman Lare” 3 Juli 1922 di Yogyakarta, yang kemudian menjadi “Taman Siswa”.

Kemudian, relief lingkungan pesantren, sekolah pada abad pertengahan XV sampai dengan XVII di Pabelan, Muntilan dan Magelang.

Selain itu, terdapat relief yang menggabarkan seorang bhiksu sedang mengajar pengetahuan agama budha pada putra bangsawan. Relief ini diambil dari relief kisah Pangeran Sodana dan Dewi Manuhara di Candi Borobudur (sekolah abad VIII M).

Di ruang pertama, pengunjung juga bisa melihat miniatur bangunan sekolah dan benda- benda yang berkaitan dengan kegiatan pengajaran zaman dahulu, seperti meja kursi kayu yang menjadi satu rangkaian, papan tulis, sabak, grip, sempoa, alat- alat pratikum di antaranya alat ukur volume, timbangan dan pemberat, gelas ukur, alat peraga.

Sementara di ruangan kedua, menyimpan sejumlah benda purbakala, seperti fosil situs Semedo, berupa fragmen baik alat serpih, beliung, maupun fragmen hewan vertebrata maupun hewan laut (marine) yang ditemukan di Desa Semedo, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal.  Benda-benda tersebut tersimpan dalam lemari kaca.

BACA JUGA :  Dikti Gembleng Operator Baru Untuk Pantau dan Awasi Pendidikan Tinggi

Di ruangan ini kita juga melihat prasasti Pangeran Benowo, gelang kuningan dan gelang perunggu dan gelang swasa.

Ada juga keris Mbah Jinten yang merupakan pusaka Mbah Jinten ditemukan Desa Tembok Luwung, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal.

Di dalam lemari kaca yang berjejer, di ruang itu juga tersimpan uang kepeng, arca putri Cina yang ditemukan di Pagerbarang, cupu perunggu abad 7-9 Masehi yang ditemukan di Kecamatan Bumijawa.

Ruangan ini juga menyimpan yoni Candi Bulus yang ditemukan di Dukuhwaru dan batu bata merah jaman Majapahit.

Di dalam lemari kaca yang ada di ruangan tersebut juga tersimpan koleksi buku cerita dan buku ajar jaman dahulu.

Dari informasi yang diperoleh dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal, pada mulanya Museum Sekolah adalah proyek museum sekolah khusus Sekolah Dasar yang didirikan pada 15 Mei 1972, berdasarkan Surat Kepala Binsarpralub Provinsi Jateng tanggal 3 Mei 1972 Nomor KPP/ K – II/C.UM/72/332.

Sejalan dengan reorganisasi Kandepdikbud Kabupaten Tegal pada tahun 1975, proyek museum sekolah khusus Sekolah Dasar Slawi dikelola oleh Kandepdikbud Kabupaten Tegal cq Seksi Kebudayaan dengan surat tanggal 3 Februari 1977 No.452/KPPK-33/DII/1977.

Kemudian mengusulkan kepada Bidang Muskala Kanwil Depdikbud Provinsi Jawa Tengah agar dibangun sebuah ruangan khusus untuk keperluan Museum Sekolah Dasar Slawi. Usulan tersebut disetujui dan telah terealisasi dengan dibangunnya Museum Sekolah Slawi.

Kepala Bidang Kebudayaan, Pambayun Sulistyorini menuturkan, Museum Sekolah Slawi merupakan satu-satunya museum sekolah di Jateng. Untuk berkunjung di tempat ini, pengunjung tidak dipungut biaya.

Selain dikunjungi murid-murid dari Kabupaten Tegal, museum ini juga dikunjungi murid dari luar kota. Meski menyimpan koleksi benda bersejarah, museum itu hanya dijaga dua penjaga yang bertugas bergantian.

“Idealnya memang ada kurator,” tutur Pembayun Sulistyorini.

Museum Sekolah Slawi beroperasi mulai pukul 08.00 sampai dengan pukul 14.00 (T04_red)

Scroll to top
error: