SLAWI,smpantura – Satuan Lalu Lintas Polres Tegal menggelar kegiatan car free day dengan mengusung tema Traffic Social and Art Policing di Alun-Alun Hanggawana Slawi, Mingggu (18/9). Kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-67.
Dalam kegiatan itu, Satlantas Polres Tegal menggandeng kesenian tradisional yakni calung dan tari sintren untuk ikut dalam sosialisasi tentang keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat. Kesenian tradisional yang akrab di masyarakat ini dimainkan siswa-siswi SMP 2 Margasari.
Kesenian ini mengiringi anggota Satlantas yang berjalan kaki keliling Alun-Alun Hanggawana membagikan stiker berisi pesan keselamatan berlalu lintas. Tak hanya stiker, anggota Polantas yang membawa maskot Zebra juga membagikan coklat kepada anak-anak yang sedang bermain di kawasan car free day pagi itu.
“Dalam kegiatan ini kami tidak hanya mengusung tema tertib berlalu lintas , tapi juga mengenalkan kesenian tradisional kepada masyarakat di Alun-Alun Hanggawana,”terang Kasatlantas Polres Tegal AKP Erwin Chan Siregar melalui Kaur Binopsnal Satlantas Ipda Puspa Mayangsari .
Polwan yang akrab disapa Mayang ini menuturkan, dalam acara itu, Satlantas memberikan layanan SIM keliling dan Samsat Keliling. Tak hanya itu, Satlantas juga memberikan sosialisasi tentang SIM D/D1 bagi penyandang disabilitas, dan SIM A dan C bagi penyandang tuna rungu dan tuna wicara.
Sebagai hiburan, pada acara itu juga diadakan lomba mewarnai dan permainan ketangkasan bagi anak-anak.
Sementara itu, Dede Atmo Pranoto (46) salah satu penyandang disabilitas yang turut dalam kegiatan itu mengajak kaum difabel untuk membuat SIM, baik SIM D maupun SIM C.