SLAWI, smpantura – Warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Tegal melaksanakan penyembelihan serta pembagian hewan kurban dalam rangka perayaan Iduladha 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah atau bertepatan dengan 27 Mei 2026.
Kegiatan tersebut menjadi wujud rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus sarana meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat.
Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban berlangsung di masjid-masjid dan lingkungan DPD LDII Kabupaten Tegal. Tahun ini, warga LDII menyembelih 190 hewan kurban. Terdiri atas 56 ekor sapi dan 134 ekor kambing. Yang kemudian di distribusikan kepada masyarakat sekitar, warga kurang mampu, serta pihak-pihak yang membutuhkan.
Ketua DPD LDII Kabupaten Tegal, Wijiyanto, menjelaskan bahwa ibadah kurban tidak hanya memiliki nilai ibadah secara ritual, tetapi juga mengandung makna sosial dan pendidikan karakter bagi umat Islam.
“Melalui ibadah kurban ini, kami ingin meneladani ketakwaan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT. Selain itu, pembagian daging kurban juga menjadi bentuk kepedulian sosial agar masyarakat dapat
merasakan kebahagiaan Iduladha bersama,” ujar Wijiyanto.
Pengorbanan
Menurutnya, ibadah kurban merupakan simbol pengorbanan, keikhlasan, dan ketundukan seorang hamba kepada Allah SWT. Hal itu sebagaimana tercantum dalam firman Allah Swt pada Surat Al-Kautsar ayat 2: “Fashalli lirabbika wanhar.” Artinya: “Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.”
Wijiyanto menambahkan, Allah SWT juga menegaskan bahwa esensi kurban bukan terletak pada darah maupun daging hewan yang di sembelih, melainkan pada ketakwaan orang yang melaksanakannya. Hal tersebut tertuang dalam Surat Al-Hajj ayat 37:
“Lan yanaallaha luhumuha wa laa dimaa-uhaa walaakin yanaaluhut taqwaa minkum.”



