Brebes  

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp70.000 per Kilogram, Warga Bumiayu Mulai Berhemat Jelang Ramadan

FOTO : Harga cabai di Pasar Seng Bumiayu, Kabupaten Brebes, tembus Rp 70.000 per kilogram.

BREBES, smpantura – Kenaikan harga cabai jelang Ramadan mulai di rasakan warga Bumiayu, Kabupaten Brebes. Banyak pedagang dan ibu rumah tangga kini menyesuaikan pembelian agar pengeluaran tetap terkendali.

Pantauan di Pasar Seng Bumiayu, harga cabai mengalami kenaikan. Cabai rawit merah misalnya, tembus di Rp70.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit hijau naik dari Rp30.000 menjadi Rp50.000 per kilogram.

Ahmad, pemilik warung makan di Bumiayu, mengaku kenaikan harga cabai berdampak langsung pada biaya bahan baku harian. Jika sebelumnya membeli cabai dalam jumlah lebih banyak, kini ia memilih mengurangi pembelian untuk menekan modal.

“Sekarang paling beli seperempat kilo. Kalau sudah naik begini ya mau nggak mau di kurangi, biar masih bisa nutup,” kata Ahmad, Selasa 3 Februari 2026.

BACA JUGA :  863 PNS di Brebes Naik Pangkat, Pj Bupati Minta Kinerja Lebih Baik

Menurut Ahmad, cabai menjadi salah satu bahan yang paling cepat memengaruhi biaya produksi pedagang makanan. Selain harganya mudah berfluktuasi, cabai juga tidak bisa sepenuhnya di hilangkan dari menu masakan.

Hal serupa juga di rasakan Ari, ibu rumah tangga di Bumiayu. Ia mengaku mulai menahan belanja, khususnya untuk cabai, sejak harga melonjak menjelang Ramadan. “Sekarang belinya di kurangi. Kalau dulu bisa banyak, sekarang seperlunya saja,” ujar Ari.

Namun untuk kebutuhan pokok lainnya, Ari justru memilih berbelanja lebih awal. Ia khawatir kenaikan harga cabai akan diikuti lonjakan harga kebutuhan lain menjelang bulan puasa.

“Biasanya kan begitu. Kalau mau bulan puasa, harga-harga pada naik,” katanya. (**)