Brebes  

Luapan Sungai Keruh Bumiayu Lumpuhkan Akses Utama Warga Desa Adisana

BREBES, smpantura – Luapan Sungai Keruh kembali mengganggu mobilitas warga Desa Adisana, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes. Hingga Rabu (4/2/2026), jalan utama desa masih terendam banjir, sehingga akses utama warga terpaksa di tutup demi keselamatan.

Jalan yang terendam merupakan akses utama warga dari tujuh pedukuhan menuju kantor desa dan pusat pelayanan di Kecamatan Bumiayu. Akibat penutupan sementara itu, warga harus menempuh jalur alternatif yang lebih jauh melalui wilayah Cilibur, Kecamatan Paguyangan.

“Kalau mau ke Bumiayu harus memutar lewat Cilibur, karena jalan utama belum bisa di lewati,” ujar Sikin, warga setempat.

Kades Adisana, Ahmad Yani, mengatakan, penutupan di lakukan untuk mencegah risiko kecelakaan. Selain menghambat mobilitas warga, genangan banjir juga menyulitkan akses menuju sejumlah fasilitas umum.

“Jalan utama desa masih terendam dan arusnya cukup deras. Saat ini alat berat sudah bekerja mengalihkan aliran air yang merendam jalan ke saluran irigasi,” kata Ahmad Yani.

BACA JUGA :  Brebes Raih Tiga Penghargaan di Top BUMD Awards 2024

Selain berdampak pada akses transportasi, banjir Sungai Keruh juga memengaruhi aktivitas ekonomi dan pendidikan warga. Sejumlah kegiatan masyarakat terhambat akibat terbatasnya akses keluar masuk desa. Sementara beberapa fasilitas pendidikan di laporkan ikut terdampak genangan air.

Menurut Ahmad Yani, banjir di picu jebolnya sodetan Sungai Keruh di wilayah Penggarutan yang selama ini di fungsikan sebagai langkah penanganan darurat.

“Kondisi ini menunjukkan penanganan sementara belum cukup. Sedimen sungai harus di keruk dan di buang jauh. Kalau hanya di pinggirkan, banjir akan terus berulang,” ujarnya. (**)