Batang  

BRIN Dukung Peningkatan Kualitas Kelengkeng Lokal Batang

BATANG, smpantura – Buah kelengkeng menjadi salah satu komoditas unggulan lokal Kabupaten Batang yang memiliki peluang besar untuk di pasarkan di pasar hortikultura nasional. Di perlukan inovasi riset dan teknologi untuk memperbaiki tampilan kelengkeng hasil panenan petani lokal Batang.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) siap memberikan dukungan peningkatan kualitas kelengkeng lokal Batang, termasuk memperbaiki tampilannya agar lebih menarik. Demikian di katakan Peneliti BRIN Arief Arianto saat workshop bersama para petani milenial dengan topik ” Teknologi Perbaikan Penampilan dan Kadar Kekerasan Kulit Buah Kelengkeng”.

”Kelengkeng dari Batang mempunyai peluang untuk masuk di pasar hortikultura tingkat nasional. Inovasi riset dan teknologi sangat di perlukan untuk memperbaiki penampilan serta meningkatkan produktifitas buah kelengkeng. Misalnya, dengan penerapan teknik penanganan pascapanen dan budidaya yang tepat akan di hasilkan buah kelengkeng berkualitas,” ujarnya, Kamis (14/5)

BACA JUGA :  Banjir Ancam Lahan Pertanian, Bulog Didesak Percepat Serap Gabah Petani

Ia menjelaskan, pola tersebut tentu akan menghasilkan tampilan cerah dan mengilap. Selain itu, rasanya juga legit, serta memiliki daya simpan dan masa kesegaran yang lebih lama. Dengan demikian, buah dapat di distribusikan ke berbagai daerah dalam kondisi tetap baik.

”Melalui pendekatan baru. Seperti bioekonomi sirkular juga dapat mendukung pengelolaan kebun kelengkeng yang berkelanjutan dan ramah lingkungan,” ucapnya.

Data

Dari data yang ada, saat ini terdapat delapan ribu pohon kelengkeng lokal Batang yang tersebar di beberapa titik. Di antaranya, dua ribu di Kuripan Subah, dua ribu di Timbang Subah, dua ribu di Tersono, dua ribu di Ngadirejo Reban. Arief menyampaikan, BRIN juga mengapresiasi kepedulian Badan Pengelola Kampus di Luar Kampus Utama (BPK2U) Universitas Diponegoro Batang yang telah menggelar workshop ini bersama para petani milenial.