BREBES, smpantura – Puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Brebes mendapat pelatihan pemasaran produk secara online melalui platform digital. Pelatihan yang di berikan Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kabupaten Brebes dilaksanakan selama dua hari, di dua tempat mulai Kamis (16/4/2026) hingga Jumat (16/4/2026).
Kegiatan pelatihan di buka Kepala Dinkopumdag Kabupaten Brebes Khaerul Abidin. Di hadiri Anggota Komisi II DPRD Brebes, Moh Rizki Ubaidillah.
Kepala Dinkopumdag Kabupaten Brebes, Khaerul Abidin melalui Kepala Bidang Edi Supeno mengatakan, pelatihan pemasaran melalui aplikasi Tiktok shop di berikan sebagai upaya meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam memanfaatkan platform digital, khususnya TikTok Shop. Mengingat platform digital kini menjadi sarana pemasaran produk yang efektif dan menjangkau pasar yang lebih luas di era digital saat ini.
“Pelatihan ini di ikuti 60 pelaku UMKM. Kegiatan kami laksanakan dua hari di dua tempat. Kamis (16/4/2026) kami gelar di Hotel Anggraeni Ketanggungan, dan Jumat (17/4/2026) hari ini kami laksanakan di Gedung Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Brebes. Setiap titik kegiatan di ikuti 30 peserta,” ungkapnya, Jumat (17/4/2026).
Menurut dia, melalui pelatihan pemasaran platform digital itu, di harapkan bisa membantu para pelaku untuk meningkatkan penjualan produk. Di samping itu, juga bisa menambah ketrampilan praktis dalam pemanfaatan platform digital, khususnya Tiktok Shop.
“Para peserta pelatihan ini berasal dari pelaku UMKM sektor makanan, kerajinan, dan produk lokal lainnya,” jelas dia.
Anggota DPRD Kabupaten Brebes, Moh Rizki Ubaidillah mengatakan, pihaknya mengapresiasi kegiatan pelatihan tersebut. Para pelaku UMKM di Brebes memang sudah saatnya naik kelas, termasuk dari sisi pemasaran. Untuk itu, mereka harus bisa masuk ke pemasaran melalui platform digital, seperti Tiktok Shop tersebut. Di sisi lain, para pelaku UMKM juga bisa meningkatkan dan menjaga kualitas. Tidak terkecuali, menyangkut bahan baku dan proses pembuatan yang hegienis, serta kemasan yang ramah lingkungan.


