BREBES, smpantura– Komisi II DPRD Kabupaten Brebes menyoroti keterbatasan kapasitas Pasar Seng Bumiayu yang hingga kini belum mampu menampung seluruh pedagang. Kondisi tersebut di nilai perlu segera ditangani melalui pembenahan fasilitas hingga rencana perluasan pasar.
Persoalan itu mengemuka saat Komisi II DPRD Brebes melakukan kunjungan ke Pasar Seng Bumiayu. Sejumlah pedagang di ketahui masih menempati area di luar pasar karena keterbatasan tempat di dalam pasar.
Kepala Pasar Seng Bumiayu, Dwi, mengatakan kapasitas pasar saat ini belum mampu menampung seluruh pedagang. Kondisi tersebut, katanya, memunculkan kecemburuan di kalangan pedagang karena tidak semuanya memperoleh tempat di dalam area pasar.
“Pedagang yang belum kebagian tempat sementara di tempatkan di luar pasar. Pada akhirnya itu menimbulkan kecemburuan. Kami ingin semua pedagang bisa tertampung di dalam pasar,” kata Dwi, Jumat (29/5/2026).
Pengusulan
Persoalan tersebut, menurut Dwi, sudah di sampaikan saat kunjungan Komisi II ke Pasar Seng Bumiayu pada Senin, 25 Mei 2026.
Dwi menambahkan, pihaknya akan segera mengusulkan pembangunan lanjutan Pasar Seng Bumiayu terkait rencana perluasan pasar seperti konsep awal pembangunan. Usulan tersebut di harapkan dapat menambah kapasitas pasar sehingga seluruh pedagang dapat tertata di dalam area pasar.
Ketua Komisi II DPRD Brebes, Tobidin, menegaskan bahwa peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pasar harus di barengi dengan pembenahan fasilitas dan kenyamanan lingkungan pasar.
Menurutnya, pasar yang nyaman akan berdampak pada meningkatnya aktivitas jual beli serta jumlah pengunjung. Kondisi itu di nilai dapat ikut mendongkrak pemasukan daerah.



