Masuk Tahap Empat, Sulung Optimis Kasus Stunting di Tegalsari Tuntas Akhir Tahun Ini

TEGAL, smpantura – Lurah Tegalsari, Sulung Pramedis, optimis kasus stunting di wilayah kerjanya dapat tuntas 100 persen pada November 2023 mendatang. Saat ini, jumlah kasus stunting di Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, menyisakan sekitar 43 kasus dari total 65 kasus.

Penurunan angka itu dapat dilakukan, berkat inovasi program Semangat Gotong Royong Sekabehane Cegah Stunting (Sego Seceting).

“Sego Seceting, kita mulai bulan Maret lalu dan berakhir di tahap tiga pada bulan Agustus,” kata Sulung, saat merilis program Sego Seceting tahap empat, Rabu (13/9/2023).

Masih dengan pola pentahelix, Sulung yang mewakili pemerintah, turut menggandeng akademisi, pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, serta media massa.

Ditambahkan, Sego Seceting tahap lima, akan menjadi yang terakhir dan diharapkan, dapat selesai 100 persen.

BACA JUGA :  Mahasiswa Perhotelan Poltek Harber Jaga Kelestarian Hutan Mangrove¬†

“Kami optimis, bisa menuntaskan kasus stunting, dengan kerja sama pentahelix,” tegasnya.

Pada tahap empat (September), program Sego Seceting, juga mendapat dukungan, dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3, Sub Regional Jawa Pelabuhan Tegal.

“Kami konsisten, memberikan manfaat untuk masyarakat melalui CSR dan Tanggung Jawab Sosial serta Lingkungan (TJSL),” ungkap General Manager (GM) Pelindo 3 Cabang Tegal, Tri Sugiyatno.

Tri Sugiyatno menyebut, bahwa CSR sebesar Rp 25 juta diberikan kepada Kelurahan Tegalsari, untuk percepatan penurunan angka stunting.

“Penurunan angka stunting ini, bukan hanya tugas kelurahan, kecamatan dan pemerintah daerah saja. Tetapi juga tugas kita bersama. Bagaimana kita saling bekerja sama dan berkolaborasi,” tukasnya. (T03-Red)

Scroll to top
error: