Pecahkan Rekor Muri, IDI Gelar Donor Darah Serentak Seluruh Indonesia

PEMALANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ke 72 tahun menggelar donor darah serentak diseluruh Indonesia. Kegiatan tersebut untuk memecahkan rekor Museum Indonesia (Muri) sehingga seluruh perwakilan IDI di daerah daerah menggelar donor darah.

“Hari ini kita menggelar donor darah bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pemalanc dalam rangka memeriahkan HUT IDI ke 72 tahun. Selain acara donor darah di masing masing daerah, IDI juga menggelar berbagai kegiatan seperti bakti sosial, syukuran dana malam budaya yang dipusatkan di Bandung,” ujar Ketua IDI Kabupaten Pemalang, Darmanto, Selasa (25/10).

Dia mengatakan, khusus kegiatan donor darah di Pemalang dalam rangka memeriahkan HUT IDI digelar di parkiran Rumah Sakit Mas Ashari. Para pendonor berasal dari berbagai elemen masyarakat, selain itu pihaknya mengundang para dokter di Pemalang, perawat maupun staf kesehatan di RS Mas Ashari. Bahkan dari Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) ikut mendonorkan darahnya. Peringatan HUT IDI di Pemalang pada tahun 2022 lebih meriah dibanding tahun sebelumnya, sebab sebelumnya hanya tasyarakuran dan sepeda sehat, tetapi tidak ada donor darah. Dengan adanya kegiatan semacam ini, sedikit banyak bisa membantu dan mendekatkan IDI dengan masyarakat luas. Bahkan IDI Pemalang juga sudah membuat terobosan yaitu dengan menjalin kerjasama dengan pihak Polres Pemalang. Kerjasama yang disepakati salah satunya dengan pelayanan kesehatan. Pihaknya siap apabila sewaktu waktu diminta sebagai saksi ahli dalam hal tertentu, maupun terkait dengan perlindungan hukum.

BACA JUGA :  Dukung Generasi Maju, SGM dan Alfamart Bantu 5000 Anak PAUD di Nusantara

“Bahkan terkait dengan kasus obat sirup yang diduga sebagai salah satu unsur penyebab gagal ginjal pada anak, pihak Kepolisian berkoordinasi dahulu dengan IDI. Koordinasi tersebut sebagai salah satu bentuk kerjasama yang nyata anatara IDI dengan pihak Kepolisian,” tandasnya.

Ia mengatakan, khusus di Pemalang, kasus gagal ginjal pada anak anak yang disebabkan obat sirup tertentu belum ada. Meskipun demikian pihaknya sudah memberikan himbauan pada dokter yang tergabung dalam IDI, agar tidak memberikan resep obat sirup yang dilarang. Sosialisasi atau himbauan sudah langsung disampaikan IDI Pemalang pada para dokter, melalui surat resmi. Pihaknya menghimbau pada masyarakat agar tidak perlu panik menyikapi permasalahan tersebut. (T08-red)

Scroll to top
error: