“Kami membatasi kendaraan sesuai kelas jalan. Truk tronton dan kendaraan sumbu 3 ke atas dilarang melintas untuk sementara. Dan mereka akan di alihkan ke jalur Pantura atau arah Banjaran.” ucapnya.
Muhlisin menyebutkan, papan imbaun telah di pasang di simpang empat Curug Pangkah dan Dukuhsalam Slawi.
Pembangunan jalan ini di sambut antusias oleh masyarakat. Mengingat ruas Balamoa-Kemantran adalah jalur padat dan menjadi urat nadi ekonomi. Perbaikan ini di yakini akan memperlancar arus distribusi logistik dan mobilitas warga.
Proyek multi years yang di mulai akhir 2025 ini memiliki durasi pengerjaan 180 hari dan di targetkan selesai seratus persen pada 19 Juni 2026 mendatang. Bupati berharap sisa waktu pengerjaan dapat di maksimalkan tanpa mengurangi kualitas mutu bangunan. (**)



