Perbankan Tidak Boleh Menolak Penukaran Uang Baru untuk Nasabah

TEGAL, smpantura – Untuk memenuhi kebutuhan uang selama libur Natal dan Tahun Baru 2023, Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Tegal, menyiapkan uang tunai sebesar Rp 2,3 Triliun. Hal ini terungkap, saat KPw BI menggelar konferensi pers, Kamis (22/12) kemarin.

Kepada awak media, Kepala KPw BI Tegal, M Taufik Amrozy menuturkan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan perbankan untuk membuka layanan penukaran uang baru, khususnya uang pecahan kecil (UPK).

Setidaknya terdapat 73 titik penukaran uang baru tahun emisi 2016 dan 2022 di perbankan di seluruh wilayah eks-Karesidenan Pekalongan.

“Kita sudah koordinasikan dengan seluruh perbankan di wilayah kerja BI Tegal, dari Kabupaten Brebes hingga Batang. Mereka kita minta untuk membuka layanan penukaran uang baru maupun uang pecahan kecil,” jelasnya.

BACA JUGA :  Pemkot Tegal Terima Penghargaan Parahita Ekapraya Kategori Nindya

Terkait itu, Taufik menegaskan, perbankan diminta tidak melakukan penolakan terhadap nasabah, yang akan menukarkan uang, baik itu uang baru emisi 2016 dan 2022 maupun UPK.

Kalaupun ketersediaan uang baru tersebut tidak mencukupi, maka perbankan diminta menjadwalkan ulang (reschedule) penukaran kepada nasabah. Bahkan, perbankan juga diharapkan tetap melayani penukaran uang yang masih layak edar.

“Jadi bahasanya jangan ditolak karena alasan tidak ada uang baru. Tetapi lebih arif jika nasabah tetap dilayani dengan menjadwalkan ulang penukarannya di lain hari,” pungkas Taufik. (T03-Red)

Scroll to top
error: