“Masalahnya adalah cuaca yang harus kita pikirkan ulang. Lakukan terus pemantauan dan pemetaan,” tegas Luthfi.
Ia juga meminta jajarannya memastikan kesiapan sektor pertanian dalam menghadapi musim kemarau, terutama terkait ketersediaan air baku dan infrastruktur irigasi.
Pemerintah provinsi, lanjutnya, terus melakukan pengecekan embung serta jaringan irigasi guna mengantisipasi kekeringan yang berpotensi mengganggu produksi pangan.
“Dampak kekeringan tidak hanya pada air baku, tetapi juga pada swasembada pangan dan sumber air pertanian. Itu harus jadi prioritas,” tandasnya. (**)


