“Hingga saat ini, Pulau Cemara masih bergantung pada genset sehingga aktivitas di malam hari belum optimal. Kami mendorong PLTS ini sebagai solusi energi bersih yang ramah lingkungan sekaligus pendorong potensi ekonomi kawasan,” terangnya.
Wurja mengaku optimisme, keikutsertaan Brebes dalam JETA 2026 akan meraih hasil maksimal. Pemelkab Brebes berharap pencapaian ini menjadi pemantik untuk mereplikasi model energi hijau di sektor produktif lainnya di seluruh wilayah Brebes.
Perwakilan tim visitasi Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah Andi menjelaskan, hasil visitasi lapangan ini akan diakumulasikan dengan nilai presentasi sebelumnya. Pemenang utama JETA akan diumumkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam waktu dekat. (**)


