Puluhan Rumah di Dua Kecamatan Terendam Banjir, Ini Penyebabnya

BREBES, smpantura – Puluhan rumah di Kecamatan Wanasari dan Bulakamba, Kabupaten Brebes, terendam banjir, Minggu (8/01/2023). Ini menyusul meluapnya dua sungai besar di wilayah tersebut. Yakni, Sungai Layapan di Kecamatan Wanasari dan Sungai Kluwut di Kecamatan Bulakamba.

Di Kecamatan Wanasari, banjir melanda Desa Dukuhwringin. Sedikitnya 60 rumah warga di beberapa RT terendam. Sementara di Kecamatan Bulakamba, banjir menerjang pemukiman di Desa Kluwut. Sebanyak 25 rumah warga terdampak banjir akibat luapan Sungai Kluwut tersebut.

Camat Bulakamba Setiawan Nugroho mengatakan, sedikitnya 25 rumah di Desa Kluwut yang terdampak akibat limpasan Sungai Kluwut. Kebanyakan rumah yang terendam, yakni yang lokasinya berdekatan dengan sungai.

“Air mulai menggenangi pemukiman warga sekitar pukul 08.00, dan saat ini kondisinya sudah mulai surut,” ujarnya.

Menurut dis, Sungai Kluwut limpas karena debit air meningkat. Hal itu menyusul kiriman air dari wilayah selatan lantaran curah hujan tinggi. “Untuk banjir ini, tidak ada warga yang mengungsi,” sambungnya.

BACA JUGA :  Perbaikan Jalan Provinsi yang Ambles di Sirampog Mulai 2023

Terpisah, Camat Wanasari Nuridin menjelaskan, banjir yang melanda Desa Dukuhwringin dikarenakan meluapnya Sungai Layapan. Tercatat , 60 rumah yang terdampak banjir tersebut.
“Sejumlah rumah yang terdampak berada di RT 10, RT 12, RW 5 di Desa Dukuhwringin. Luapan ini di akibat kiriman air dari selatan (Desa Sitanggal dan Desa Lamaran),” ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, air mulai menggenangi pemukiman sekitar pukul 08.00. Ketinggian air rata-rata mencapai 50 sentimeter. Meluapnya Sungai Layapan itu, selain debit air yang besar, kondisi sungai juga mengalami pendangkalan parah.

“Tahun ini rencananya sedimentasi di Sungai Layapan akan dikeruk. Kami harapan, aliran air bisa lancar dan tidak terjadi limpasan lagi,” pungkasnya. (T07_red)

Scroll to top
error: