Tegal  

Raih Gelar Sarjana di UPS Tegal, Mahasiswa Tuna Netra Ini Buktikan Pentingnya Pendidikan Inklusif

FOTO BERSAMA : Ahmad Zulfikar Alfarisi (Tengah) diapit kedua orang tuanya, mendapat kesempatan istimewa berfoto bersama Rektor UPS Tegal Prof Dr Taufiqulloh MHum (Paling Kanan) dan Ketua Yayasan Pendidikan Pancasakti (YPP) Dr Imawan Sugiharto SH MH, usai diwisuda.

TEGAL, smpantura – Seorang mahasiswa tuna netra berhasil menorehkan capaian membanggakan dengan meraih gelar Sarjana (S1) di Universitas Pancasakti (UPS) Tegal. Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan tidak menjadi penghalang untuk menempuh pendidikan tinggi.

Kisah inspiratif ini sekaligus menjadi penyemangat bagi banyak orang tentang pentingnya kerja keras, kedisiplinan, dan keteguhan dalam meraih cita-cita.

Momen tersebut terjadi dalam Wisuda ke-20 Program Magister dan Wisuda ke-75 Program Sarjana UPS Tegal yang berlangsung di Auditorium Darjoen Seno Atmodjo, Sabtu (11/4).

Suasana prosesi wisuda terasa istimewa, menghadirkan sejumlah kisah yang menyita perhatian publik.

Tak hanya karena untuk pertama kalinya Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, turut di wisuda dan meraih gelar Magister Manajemen (MM), tetapi juga karena kampus berakreditasi unggul tersebut berhasil meluluskan seorang sarjana tuna netra, yang menjadi simbol nyata pendidikan inklusif.

BACA JUGA :  Pria Tewas Mengapung di Kali Kemiri Tegal

Sarjana Pendidikan

Sosok yang beruntung dan berbahagia di wisuda, dan akhirnya berhak menyandang gelar Sarjana Pendidikan (SPd) adalah Ahmad Zulfikar Alfarisi. Warga Kota Tegal yang sebelumnya menempuh kuliah program sarjana (S1), di Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Haru, bahagia dan tersanjung, rasa-rasanya bercampur baur, meningkahi suasana hati Ahmad Zulfikar Alfarisi. Khususnya saat berjalan, melangkah maju, pelan tapi pasti, sambil di tuntun sang ayah tercintanya, menuju podium utama untuk di wisuda Rektor UPS Tegal Prof Dr Taufiqulloh MHum.