Slawi  

RSI PKU Gelar Pengajian, Dakwah Muhammadiyah Harus Solutif

SLAWI, smpantura – Rumah Sakit Islam (RSI) PKU Muhammadiyah Tegal menggelar Pengajian Hari Bermuhammadiyah di halaman Gedung Zam-Zam, Minggu (3/5/2026). Sedikitnya 2.000 jemaah hadir di lokasi untuk memperkuat silaturahim sekaligus memantapkan jati diri keislaman yang berkemajuan.

Acara rutin yang dilaksanakan Minggu /Ahad Kliwon ini menghadirkan pembicara utama, Muhamad Rofiq Muzzakir, yang menjabat sebagai Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah sekaligus Mudir Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) PP Muhammadiyah.

Dalam ceramahnya, Rofiq Muzzakir menekankan pentingnya inovasi dan pemahaman konteks zaman dalam berdakwah. Ia mengajak seluruh penggerak Muhammadiyah, mulai dari tingkat daerah hingga tingkat RT/RW, untuk selalu menghadirkan program yang menjadi solusi bagi masalah masyarakat.

“Dakwah Muhammadiyah itu memberi solusi. Inovasi adalah kebaruan dalam mengemas pesan Islam dengan tetap berpijak pada Al-Qur’an dan Sunnah,” ujar Rofiq. Ia mencontohkan bagaimana Muhammadiyah merespons tantangan zaman melalui fatwa medis seperti stem cell hingga pengakuan kripto sebagai aset digital.

BACA JUGA :  Road Show Santuni Anak Yatim, Ketua Garda Bangsa Dikabarkan Bakal Nyalon Bupati

Lebih lanjut, ia menyoroti peran Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), khususnya sektor kesehatan dan pendidikan. Rofiq menegaskan bahwa RS Muhammadiyah harus menjadi Center of Excellence atau pusat keunggulan yang mengedepankan pengabdian.

“Sebagai pusat keunggulan, ya unggul dokter-dokternya, unggul perawatnya, fasilitas fisik, programnya, harus memastikan bahwa masyarakat tertangan dengan baik,jangan memilih masyarakat berdasarkan kemampuan mereka membayar, karena sifat awal PKU adalah penolong kesengsaraan umum , sifatnya justru pengabdian dan kesehatan masyarakat. Soal profit atau bisnis itu urusan kedua atau ketiga,”tuturnya.