Sekda Jateng Salurkan Sapi Kurban Presiden di Grobogan

“Hari Raya Idul adha maknanya adalah bagaimana kita mengambil ibrah tentang pengorbanan. Dalam kehidupan sehari-hari kita harus peduli terhadap sesama, dan itu bagian dari semangat berkorban,” katanya.

Suasana

Kehangatan Idul Adha terasa begitu kuat di tengah warga Tinanding. Takmir Masjid Roudlotul Jannah, Subakir, mengaku bersyukur desanya mendapat bantuan sapi kurban langsung dari Presiden RI. Daging kurban tersebut rencananya di bagikan kepada 730 kepala keluarga.

“Alhamdulillah, baru kali ini Bapak Presiden menyumbangkan sapi kurban di sini. Mudah-mudahan setelah ini Desa Tinanding di jauhkan dari banjir,” katanya.

Namun di balik rasa syukur itu, warga masih menyimpan kekhawatiran terhadap kondisi tanggul Sungai Tuntang yang sebelumnya jebol dan merendam desa mereka.

Subakir berharap pemerintah dapat segera memperkuat tanggul agar musibah serupa tidak kembali terjadi.

BACA JUGA :  Gubernur Jateng Targetkan 94% Jalan Provinsi Berstatus Mantap pada 2025

“Kalau ada truk besar lewat itu tanggul terasa bergetar. Harapan kami tanggul di Desa Tinanding bisa di perkuat,” ujarnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Sumarno mengatakan Pemprov Jateng akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) terkait penanganan tanggul karena menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Ia juga meminta masyarakat aktif melaporkan kondisi tanggul yang rawan maupun kritis agar dapat segera di tindaklanjuti.

Sementara itu, Kepala Bidang Veteriner Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Budi Astyantoro, memastikan pengawasan kesehatan hewan kurban di lakukan secara ketat menjelang Iduladha 2026.

Menurutnya, tahun ini di perkirakan terdapat pemotongan sekitar 130 ribu ekor sapi, 130 ribu ekor domba, 300 ribu ekor kambing, dan 3 ribu ekor kerbau di Jawa Tengah.