Tahun 2027, Trans Jateng Layani Rute Temanggung-Magelang Baru

Koridor Trans Jateng Gelangmanggung direncanakan melayani rute Temanggung-Kota Magelang-Kabupaten Magelang pulang-pergi dengan 14 armada bus. Layanan akan beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 19.00 dengan headway atau jarak kedatangan bus sekitar 15-20 menit.

Arief menjelaskan, penggunaan bus listrik masih dalam tahap kajian. Pemerintah perlu mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari efisiensi operasional, keterjangkauan biaya, hingga kesesuaian armada dengan karakteristik medan di wilayah tersebut.

Selain memperkuat konektivitas antarwilayah, kehadiran koridor baru ini juga di harapkan mampu mengintegrasikan berbagai moda transportasi yang sudah ada. Trans Jateng Gelangmanggung akan terkoneksi dengan koridor Magelang-Purworejo yang telah terhubung dengan sistem transportasi nasional melalui layanan kereta api.

Di tingkat lokal, layanan ini juga akan di sinergikan dengan angkutan sekolah gratis. Yang telah berjalan di Kabupaten dan Kota Magelang, serta mendukung akses menuju berbagai destinasi wisata di kawasan Gelangmanggung.

BACA JUGA :  Pemprov Jawa Tengah Siapkan Tali Asih, Cegah Atlet Hengkang

“Angkutan sekolah gratis akan di integrasikan dengan Trans Jateng. Rute menuju tempat wisata juga akan kami hubungkan sehingga sistem transportasi dapat berjalan sesuai fungsi dan saling mendukung,” kata Arief.

Saat ini layanan Trans Jateng telah beroperasi pada tujuh koridor dengan total 115 armada bus yang melayani empat wilayah pengembangan. Yakni Kedungsepur, Solo Raya, Banyumas Raya, serta Purworejo-Magelang. Kehadiran koridor Gelangmanggung di harapkan semakin memperluas jangkauan layanan transportasi massal yang aman, terjangkau, dan terintegrasi di Jawa Tengah. (**)