Taj Yasin Tegaskan Rumah Dinas adalah Rumah Rakyat

“Semoga kenangan kursus Banser yang di adakan di Jawa Tengah ini benar-benar berkesan dan banyak cerita,” lanjutnya.

Gus Yasin juga mengaku sangat senang dengan kedatangan para peserta Susbanpim di Rumah Dinas Wagub. Banser, katanya, merupakan salah satu penjaga Nahdlatul Ulama yang menjaga khidmah kepada para ulama.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Pimpinan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Addin Jauharuddin memberikan apresiasi luar biasa atas sambutan Jawa Tengah kepada para peserta Susbanpim.

“Kami merasa istimewa karena di buka bersama Pak Gubernur, dan ditutup oleh Wakil Gubernur. Mudah-mudahan ini menjadi berkah buat kita semua dan sahabat sekalian saat pulang ke daerah masing-masing. Punya semangat baru, cara berpikir baru, dan cara yang baru dalam menggerakkan organisasi,” urainya.

BACA JUGA :  13 Siswi SMAN 4 Semarang Juara Umum 1 Festival Thailand, Sekaligus Jalankan Misi Budaya di 6 Kota

Susbanpim kali ini, lanjutnya, banyak mengalami pembaharuan. Mulai alur, metodologi maupun materi. Materi menyangkut pengenalan mendalam ekonomi dan bisnus, rancang bangun sumberdaya manusia, inovasi teknologi dan pengelolaan media, dan kondisi perubahan anak muda di seluruh Indonesia.

“Empat hal ini menjadi bagian dari mandat ideologi organisasi,” bebernya.

Bang Addin, sapaan akrabnya, juga berpesan agar Banser menguasai tiga Power. Power Glue, yang berarti memiliki kekuatan menjadi perekat kader NU. Power Bank artinya, penyimpan energi besar untuk membangun kekuatan. Adapun yang ketiga adalah Power Point, di artikan dengan, kalau punya power, berarti punya poin. (**)