Taj Yasin Tegaskan Rumah Dinas adalah Rumah Rakyat

SEMARANG, smpantura – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen, menerima rombongan peserta Panitia Kursus Banser Pimpinan (Susbanpim) Angkatan VIII 2026 Pimpinan Pusat GP Ansor, di Rumah Dinas Wakil Gubernur Jawa Tengah, Gajahmungkur, Kota Semarang Sabtu (16/5/2026) malam.

Suasana akrab dalam gelaran ramah tamah yang di ikuti 93 peserta Susbanpim, yang berasal dari wilayah Indonesia Bagian Barat. Meliputi Sumatera, Jawa, Bali, dan NTB. Peserta kursus menjalani pelatihan di Pusdik Binmas, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, 12 – 17 Mei 2026.

Hadir dalam ramah tamah tersebut, Ketua Umum Pimpinan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Addin Jauharuddin, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Tengah Muhammad Shidqon Prabowo, serta pengurus GP Ansor dari kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Alih-alih menyampaikan pesan serius, Gus Yasin, sapaan akrab Wagub, justru berseloroh agar malam pelatihan terakhir hendaknya di lakukan dengan ‘uji nyali’ di ruang bawah tanah Rumah Dinas Wagub.

BACA JUGA :  Taj Yasin Berbagi "Keresahan" Pribadi Sebagai Wakil Gubernur ​

Menurutnya, ada bunker bawah tanah yang sudah 20 tahun tidak pernah di masuki.

“Kira-kira kita coba kekuatannya Banser itu gimana?” selorohnya.

Spontan, pertanyaan itu di jawab kompak oleh peserta Susbanpim. “Siaaap”.

Rumah Rakyat

Gus Yasin menjelaskan, Rumah Dinas Wakil Gubernur Jawa Tengah yang berada di Jalan Rinjani, Gajahmungkur Kota Semarang itu, adalah rumah rakyat. Menurutnya, rumah tersebut di peruntukkan bagi kegiatan kemasyarakatan.

“Rumah ini memang kami peruntukkan untuk kegiatan-kegiatan kemasyarakatan. Jadi, siapa saja boleh menggunakan gedung ini untuk mengadakan kegiatan walaupun tidak ada tuan rumahnya,” ujar Gus Yasin sembari menjelaskan jika keseharian dia tinggal di rumah pribadi di Mijen, Kota Semarang.