Tim Verifikator Keanggotaan Parpol Blusukan ke Desa Hingga Seberangi Sungai Pemali

BREBES, smpantura – KPU Kabupaten Brebes mulai melakukan verifikasi faktual kepengurusan dan keanggotaan partai politik (parpol) calon peserta pemilu tahun 2024, kemarin. Dalam proses itu, tim verifikator yang dipimpin langsung Ketua KPU Brebes, M Riza Pahlevi harus blusukan ke desa melalui jalan sempit, pematang sawah hingga menyeberangi Sungai Pemali dengan perahu.

“Tadi, saya bersama staf harus melewati rintangan cukup ekstrem untuk memverifikasi keanggotaan parpol ini. Selain blusukan ke desa, untuk mencapai rumah sasaran, saya harus menyusuri pematang sawah hingga menyeberangi Sungai Pemali dengan perahu bersama sepeda motor yang saya pakai. Ini tantangan yang luar bisa, tapi harus kami kerjakan. Semua komisioner dan staf KPU terjun semua ke wilayah,” ungkap Ketua KPU Brebes, M Riza Pahlevi, Jumat (21/10).

Dia mengatakan, dalam proses verifikasi faktual tersebut, timnya harus melakukan verifikasi terhadap 2.347 orang anggota parpol. Mereka merupakan anggota dari sebanyak
8 parpol di Brebes yang harus verifikasi faktual. Hal itu bertujuan untuk mengecek keanggotaan partai politik. Artinya, apakah masyarakat itu benar atau tidak menjadi anggota parpol tersebut. “Hingga saat ini, kami sudah memverifikasi di 5 kecamatan. Yakni, Brebes, Jatibarang, Songgom, Wanasari dan Bulakamba. Besok kita masih lanjut verifikasi di kecamatan lain,” terangnya.

BACA JUGA :  Ketua Sepakat Brebes Bermatabat Mendaftar Bakal Cawabup di PKB

Lebih lanjut dia mengatakan, saat tim mendatangi rumah warga yang akan diverifikasi, berbagai tanggapan juga dilontarkan masyarakat. Bahkan, tidak sedikit warga yang mengira akan mendapat bantuan karena didatangi petugas. “Tanggapan masyarakat yang rumahnya kami datangi bermacam-macam. Ada yang kaget, takut dan ada juga yang beranggapan akan mendapatkan bantuan. Namun setelah kami jelaskan, mereka faham,” tuturnya.

Riza berharap, masyarakat yang didatangi petugas verifikasi faktual KPU, untuk tidak takut dan menjawab pertanyaan apa adanya. “Jangan takut, kalau petugas kami datang dan bertanya, jawab apa adanya saja,” pungkasnya. (T07_red)

Scroll to top
error: