Wow, Raden Tumenggung Menjadi Gelar Kehormatan Ketua DPRD Kota Tegal

TEGAL, smpantura – Sebutan Raden Tumenggung, kini resmi melekat untuk Ketua DPRD Kota Tegal, Jawa Tengah, Kusnendro. Ini menyusul diterimanya gelar kehormatan Raden Tumenggung ini bagi Kusnendro dari Kraton Surakarta Hadiningrat.

Prosesi pemberian gelar ini dilaksanakan bersama 100 orang lainnya, yang berlangsung di Pendopo Ganda Arum, Bogangin, Sumpiuh, Banyumas, komplek makam Brawijaya V (Kyai Sapanyana) Minggu pagi (25/9). Kusnendro diberi gelar Raden Tumenggung Nendropuro sesuai dengan yang tercantum di dalam sertifikat Kakancingan Angka 465/N/9/22 Pengageng Parentah Karaton Surakarta Hadiningrat. Sertifikat ini ditandatangani Mahamentri Kanjeng Pangeran Haryo Adipati Daryonagoro atas nama Sinoehoen Kanjeng Soesoehoenan Panembahan Agung Tedjowulan.

Kusnendro juga mendapat Anugrah sebagai anggota Prakarsa Garba Mataram. Diketahui, prosesi wisudha penerimaan sertifikat gelar dihadiri oleh sejumlah kerabat kraton. Di antaranya, Sinuhun Tedjowulan beserta Garwadalem Gusti Kangjeng Ratu Mas.  Kemudian, Putridalem Gusti Kangjeng Raden Ayu Putri dan Gusti Kangjeng Raden Ajeng Dewi, Mantudalem dan Wayahdalem.Selanjutnya, para Pangeran di antaranya, KPHAA Panembahan Pakoenegoro, KPHAA Daryonagoro beserta garwa, KP Hamintonagoro, KP Mundinghasto, KP Wongsonagoro, dan tuan rumah Kangjeng Pangeran Ja’far Anom Sidakarsa, serta sejumlah Riya Nginggil.

BACA JUGA :  Mahasiswa Poltek Harber Borong Juara PSHT Cup 2022

Penganugerahan gelar berlangsung cukup khidmat dan sakral. Kusnendro berbusana beskap lengkap dengan keris, blangkon dan logo dari logam bergantung di bagian depan yang merupakan ciri sebagai Prakarsa Garba Mataram.

Pemberian gelar tersebut bukan tanpa alasan, gelar Raden Tumenggung Nendropuro merupakan gelar kehormatan untuk tokoh/pemimpin yang diyakini oleh keraton mampu berkarya serta melestarikan budaya dan menjaga keberagaman.

Ketua DPRD Kota Tegal Kusnendro kepada wartawan menuturkan, pihaknya tidak pernah bermimpi akan mendapat anugerah dari Kraton Surakarta atau manapun. “Saya seperti ketiban bulan. Bahkan mimpi pun tak pernah, untuk bisa mendapat gelar ini. Saya benar-benar bersyukur karena telah diberi kepercayaan oleh Kraton Surakarta untuk menerima gelar ini. Ini adalah tanggungjawab besar dan semoga ke depan saya akan selalu amanah serta komitmen untuk menjaga budaya dan keberagaman,” ungkapnya. (T01_red)

Scroll to top
error: