BATANG, smpantura — RSUD Batang terus melakukan langkah-langkah mewujudkan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Komitmen tersebut di wujudkan melalui penandatanganan komitmen bersama yang melibatkan seluruh unsur rumah sakit, mulai dari jajaran pimpinan hingga karyawan RSUD Batang.
Direktur RSUD Batang dr Any Rusydiani M.Kes mengatakan, penandatanganan komitmen bersama tersebut menjadi upaya bagi seluruh jajaran pegawai di RSUD Batang untuk bersama-sama membangun budaya kerja yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi, gratifikasi, maupun nepotisme.
”Penandatanganan komitmen di lakukan dari jajaran pimpinan dan semua unit di RSUD Batang. Mulai dari administrasi, perawat, tenaga medis dan lainnya. Semuanya di libatkan, baik unit penunjang maupun pelayanan. Keterlibatan seluruh elemen tersebut di harapkan memperkuat budaya integritas di lingkungan kerja RSUD Batang,” ujarnya, Rabu (13/5).
Any menjelaskan, RSUD Batang telah di tunjuk oleh Pemerintah Kabupaten Batang sebagai instansi yang membangun zona integritas menuju WBK dan WBBM. Selain RSUD Batang, RSUD Limpung dan Puskesmas Wonotunggal juga mendapat penunjukan serupa. Penunjukan tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Komitmen yang sungguh-sungguh pun terus di lakukan agar pembangunan zona integritas dapat terealisasi dengan baik.
”Penandatanganan komitmen bersama ini menjadi upaya RSUD Batang untuk mewujudkan zona integritas. Ini juga di lakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang prima dan tata kelola pemerintahan yang bersih,” ujarnya.
Penguatan Komitmen
Untuk memperkuat komitmen tersebut, pakta integritas juga rutin di bacakan setiap hari Senin agar nilai-nilai integritas terus tertanam dalam diri seluruh pegawai di lingkungan RSUD Batang. Any menambahkan, pembangunan zona integritas tidak hanya menjadi tanggung jawab internal rumah sakit, tetapi juga harus di pahami oleh seluruh pihak yang terlibat. Mulai dari petugas keamanan, petugas kebersihan, tenaga kesehatan, petugas parkir, dan customer service (CS). Hingga pasien dan keluarga pasien di harapkan ikut terpapar semangat integritas dan pelayanan bersih.



