SEMARANG, smpantura – Forum Kerja Sama Daerah Mitra Praja Utama (FKD-MPU) memperkuat sinergi antardaerah dengan menyepakati tiga bidang kolaborasi baru meliputi ketahanan energi, pengelolaan sampah, serta pembangunan giant sea wall lintas provinsi. Kesepakatan tersebut di hasilkan dalam rapat kerja 10 pemerintah provinsi yang di gelar di Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (12/5/2026).
Penambahan tiga bidang kerja sama itu melengkapi enam sektor yang lebih dahulu di sepakati pada 2025. Yakni ketahanan pangan, pariwisata, penanggulangan bencana, ketertiban umum, kesejahteraan sosial, dan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE).
Sebanyak 10 provinsi yang menandatangani nota kesepahaman bersama terdiri atas DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Lampung, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan agar hasil rapat kerja tersebut segera di tindaklanjuti oleh seluruh pemerintah daerah. Yaitu melalui evaluasi dan penyusunan langkah konkret sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.
“Saya berharap sekembalinya teman-teman ke wilayah masing-masing segera melakukan evaluasi, paparan, dan membahas implikasi hasil rapat kerja ini. Output-nya adalah kita bisa melakukan eksplorasi wilayah dan kolaborasi antardaerah,” kata Ahmad Luthfi saat memimpin rapat kerja FKD-MPU di Semarang.
Menurutnya, tantangan ketahanan pangan, energi, hingga pengelolaan sampah tidak bisa lagi di selesaikan secara parsial. Di butuhkan kerja sama lintas kabupaten/kota bahkan antardaerah untuk memperkuat stabilitas ekonomi dan pelayanan publik.



