5 Fakta Kardinah Adik Kartini yang Jarang Diketahui, Ini Peran Besarnya

TEGAL, smpantura – Nama Raden Ajeng Kartini selalu identik dengan perjuangan perempuan. Namun di balik itu, adiknya, Raden Ayu Kardinah, menyimpan kiprah besar yang jarang di ketahui publik.

Melalui aksi nyata, Kardinah justru mewujudkan gagasan sang kakak dalam bentuk kerja sosial yang berdampak langsung.

Sosok Kardinah di abadikan melalui buku ‘Kardinah : Sebuah Biografi Pejuang Kemanusiaan’ karya Yono Daryono.

Dalam pesan singkat, Selasa 21 April 2026, Yono mengungkap sejumlah fakta penting tentang peran Kardinah yang selama ini kerap luput dari perhatian.

1. Mewujudkan gagasan Kartini jadi aksi nyata

Jika Kartini dikenal lewat pemikirannya dalam buku Habis Gelap Terbitlah Terang, Kardinah hadir melalui tindakan. Kardinah mendirikan sekolah keterampilan bagi perempuan pribumi serta aktif dalam berbagai kegiatan sosial.

BACA JUGA :  Asal-Usul Desa Lembasari Tegal dan Misteri Makam Mbah Jeneng

2. Membangun rumah sakit dari hasil karya sendiri

Salah satu kontribusi terbesar Kardinah adalah membangun rumah sakit di Tegal. Uniknya, pembangunan itu dibiayai dari hasil penjualan buku panduan memasak dan membatik yang ia tulis sendiri, hingga terkumpul sekitar 16 ribu gulden atau setara Rp 153 juta.

3. Pejuang kemanusiaan lintas bidang

Tak hanya pendidikan, Kardinah juga bergerak di bidang kesehatan dan sosial. Kardinah terlibat dalam pembinaan keterampilan bagi perempuan serta mendirikan fasilitas seperti panti jompo.

4. Berani menyuarakan ketimpangan kolonial

Dalam surat-suratnya kepada keluarga Abendanon, Kardinah mengkritik ketidakadilan yang dialami pribumi pada masa Hindia Belanda.

Kardinah menyoroti kesenjangan perlakuan antara pribumi dan kelompok lain, termasuk dalam akses pendidikan.