Satu hal yang sangat di sayangkan adalah terputusnya pemantauan kesehatan dari fasilitas lingkungan setempat. Berdasarkan data pada buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak), balita ini terakhir kali di bawa ke Posyandu saat berusia lima bulan. Saat itu, berat badannya masih masuk kategori normal.
dr. Tan Evi menjelaskan, setelah periode tersebut, praktis sang anak tidak pernah lagi mendapatkan pemantauan gizi secara berkala hingga akhirnya kondisi kesehatannya jatuh ke titik terendah dan baru di rujuk ke RSUD kemarin. Kini, tim medis RSUD Kalisari fokus pada stabilisasi kondisi pasien dan pemulihan nutrisi melalui bantuan alat medis. sembari mereka berharap ada perhatian lebih lanjut terhadap perlindungan sosial bagi Zafran.
”Minum susu sedikit sekali. Makan juga hanya ngemil sedikit. Contohnya tahu goreng hanya di titili (di cuil kecil-kecil-red) tepungnya saja. Karena kondisi ini, saya terpaksa memasang selang makan (NGT),” ujar dr Tan Evi. (**)


