Desak Kuota PPPK Diperbanyak, Tenaga Honorer di Brebes Datangi Gedung DPRD

BREBES, smpantura – Perwakilan tenaga honorer dari guru, tenaga kesehatan dan tenaga teknis di Kabupaten Brebes, mendatangi DPRD Kabupaten Brebes, Rabu (19/6). Mereka mendesak dan meminta agar formasi Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Brebes diperbanyak.

Salah seorang honorer dari tenaga pendidik,Teguh Indra Setiawan mengatakan, kedatangannyabeserta perwakilan guru honorer, untuk meminta kuota seleksi PPPK diperbanyak. Pihaknya saat ini masih berharap adanya formasi PPPK bagi tenaga honorer guru swasta. “Tadi kalau ada formasi PPPK bagi guru itu jumlahnya 162 formasi. Jadi, kami berharap ada penambahan formasi PPPK,” katanya.

Menurut dia, dari hasil audensi, Komisi IV DPRD juga meminta ada penambahan formasi PPPK. Harapannya, adanya penambahan formasi itu bisa mengakomodir untuk tenaga honorer guru swasta. “Kami berharap formais PPPK yang ada saat ini bisa mengakomodir guru honorer swasta,” ujarnya.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Brebes Tri Murdiningsih mengatakan, jumlah formasi keseluruhan pada seleksi PPPK dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebanyak 650 formasi. Rinciannya, 480 formasi PPPK dan 170 formasi CPNS. “Kami harapkan ada penambahan formasi PPPK yang sudah ada saat ini. Bisa saja, ada penambahan 20 persen dari formasi 170 CPNS, jadi formasi CPNS bisa dikurangi,” terangnya.

BACA JUGA :  Laga Semifinal Armada Vs Sawangan Rusuh, Dua Suporter Luka

Lebih lanjut dia mengatakan, pihaknya meminta ada penambahan formasi PPPK bagi tenaga honorer, karena tenaga honorer yang ada sudah bekerja puluhan tahun. Sehingga sudah cukup lama mengabdi. “Tadi kita sudah sampaikan ke Pemerintah Daerah, kalau bisa formasi PPPK ada penambahan,” katanya.

Sementara itu, Asisten II Setda Brebes Eko Supriyanto mengatakan, kalau data formasi PPPK dan CPNS itu sudah masuk ke kementerian. Hal itu akan berjalan tahapannya satu atau sampai dua bulan ke depan. “Nanti akan kita konsultasi ke kementerian terkait usulan penambahan PPK ini,” pungkasnya. (T07_Red)

Scroll to top
error: