Brebes  

Gubernur Minta Inspektorat Turun ke Brebes, Usut Kasus Absensi Fiktif

BREBES, smpantura – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi angkat bicara soal kasus absensi fiktif yang di duga melibatkan 3.000 Aparatur Sipil Negera (ASN) di jajaran Pemkab Brebes. Gubernur bahkan meminta inspektorat turun ke Pemkab Brebes, untuk mengusut persoalan yang kini menjadi sorotan masyarakat tersebut.

“Nanti inspektorat biar turun. Kita lakukan pengecekan, apakah benar itu fiktif,” tandas Ahmad Luthfi di sela-sela kunjungan kerjanya di Pendopo Kabupaten Brebes, Kamis (7/5).

Dia mengatakan, terkait disiplin ASN itu sudah ada aturan yang jelas. Mereka yang nantinya terlibat dalam absensi fiktif akan di kenai sanksi sesuai aturan yang berlaku.

“Aturannya jelas soal disiplin ASN itu. Nanti ada saksi sesuai azas atau aturan yang berlaku,” terangnya.

BACA JUGA :  Pj Bupati Beri Motivasi 50 Pejuang Devisa asal Brebes

Dalam kunjungan kerjannya itu, Akhamd Luthfi menyerahkan bantuan percepatan penanganan kemiskinan di Kabupaten Brebes senilai Rp 28 miliar. Bantuan dari pemerintah provinsi itu di serahkan ke masing-masing dinas terkait di tingkat kabupaten.

Ahmad Luthfi menjelaskan, di Jawa Tengah ada sebanyak 10 kabupaten/ kota yang mendapatkan intervensi dari pemerintah provinsi dalam percepatan penanganan miskin ekstrim. Selain Brebes, ada Pemalang, Kebumen dan beberapa kabupaten/ kota lainnya. Dalam program tersebut, Pemerintah Provinsi akan melakukan kolaborasi dengan kabupaten/ kota. “Sehingga untuk penaganan kemiskinan dikroyok bersama,” pungkasnya. (**)