PADI Tahun 2026, lanjutnya, di ikuti 127 stan, yang terdiri dari sponsorship, staheholder, pemprov dan pemda kabupaten/kota, PTN dan SMK serta SMA.
“PADI berkomitmen pertanian modern menjadi hadirnya inovasi agar presisi efisien dan berkelanjutan serta sarana edukasi memahami pertanian,” ujarnya.
Regenerasi petani, lanjutnya, menjadi faktor kunci terutama perubahan demografi dan ekonomi global. Sehingga yang penting bukan sekadar alih peran tetapi mindset bertani.
“Ini adalah bagian investasi jangka panjang. Mewujudkan inovasi daya saing memantapkan provinsi Jateng sebagai lumbung pangan nasional,” katanya.
PADI 2026 menyajikan pameran teknologi dan inovasi, book fair, job fair, talkshow, pagelaran seni budaya, pangan murah, dan agro bershalawat. “Sudah ada 15 perusahaan yang membuka peluang job fair. Dan 5 di antaranya adalah perusahaan asing,” pungkasnya.
Dalam kesempatan itu, di serahkan bantuan KUR kepada petani, pedagang, dan peternak di Jawa Tengah, melalui Kredit Usaha Rakyat. (**)


