SEMARANG, smpantura — Dalam satu tahun kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, berbagai capaian strategis berhasil di raih di bidang ekonomi, sosial, serta tata kelola pemerintahan. Pertumbuhan ekonomi mampu melampaui target, angka pengangguran dan kemiskinan terus di tekan, dan indeks reformasi birokrasi bahkan melampaui sasaran yang tercantum dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah).
Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD) Provinsi Jawa Tengah, Zulkifli Gayo, menegaskan bahwa transformasi yang di jalankan Luthfi-Yasin dapat di ukur secara jelas melalui sejumlah indikator makro pembangunan yang menunjukkan tren positif.
“Transformasi sosial di buktikan dengan tingkat pengangguran terbuka dan angka kemiskinan yang terus menurun. Sementara transformasi tata kelola pemerintahan juga menguat dengan tingginya indeks integritas nasional, otonomi fiskal daerah, indeks demokrasi, dan indeks reformasi birokrasi,” ujar Zulkifli saat menjadi narasumber Forum Group Discussion (FGD) satu tahun kepemimpinan Luthfi-Yasin di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin sore, 23 Februari 2026. Acara yang di kemas Ngabuburit Jurnalis itu diselenggarakan Forum Wartawan Pemprov dan DPRD Jawa Tengah (FWPJT).
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah mencapai 5,37 persen, melampaui target 4,8 persen. Sejalan dengan itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berhasil di tekan hingga 4,66 persen.
Di sektor tata kelola, Indeks Reformasi Birokrasi Jawa Tengah tercatat 94,06, jauh di atas target awal 91,5. Capaian tersebut di nilai mencerminkan komitmen pemerintah provinsi dalam membangun birokrasi yang efektif dan efisien.


