TEGAL, smpantura – Masjid Agung Kota Tegal, kembali menerapkan sistem distribusi daging kurban tanpa kupon pada Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu 27 Mei 2026.
Sebanyak delapan ekor sapi dan 28 kambing di sembelih. Dan lalu dagingnya di salurkan langsung ke masyarakat melalui jemaah salat, pengajian hingga jaringan RT dan RW.
Pengurus Masjid Agung Kota Tegal, M. Abdul Hayyi mengatakan, sistem ini di nilai lebih efektif dan tepat sasaran di banding pembagian kupon.
“Pembagian langsung ke titik-titik, jadi lebih tertata dan tidak menimbulkan kerumunan,” ujar Hayyi.
Penerapan
Metode tersebut sudah di terapkan sejak 2022, hasil evaluasi saat pandemi Covid-19.
Selain mengurangi antrean panjang, warga juga tidak perlu repot mengambil kupon.
Tahun ini, panitia memperkirakan lebih dari 2.500 paket daging kurban akan di bagikan kepada masyarakat.
Jumlah hewan kurban pun meningkat di banding tahun lalu yang hanya dua ekor sapi dan 33 kambing.
“Tahun lalu ada sapi bantuan Presiden. Sekarang murni dari Pemkot Tegal dan para donatur,” jelas Hayyi.
Untuk menjamin kualitas, panitia bekerja sama dengan DKPPP Kota Tegal.
Pemeriksaan di lakukan guna memastikan daging aman di konsumsi, termasuk mengantisipasi penyakit seperti cacing hati. (**)



