”Perekrutan guru, tenaga pendidik sampai tenaga pendukung nanti tentu akan membuka peluang kerja baru bagi masyarakat,” ungkapnya.
Willopo menambahkan, Sekolah Rakyat di prioritaskan bagi anak-anak dari keluarga miskin yang masuk kategori desil 1 dan desil 2. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang lebih merata kepada masyarakat rentan. Sementara itu, Camat Subah M. Yasin menyambut baik rencana pembangunan Sekolah Rakyat di wilayahnya. Kecamatan Subah dan wilayah sekitarnya memang masih membutuhkan tambahan fasilitas pendidikan, khususnya jenjang SMA.
”Kami mewakili masyarakat Subah sangat menyambut bahagia. Di Kecamatan Subah SMA hanya ada satu, sehingga keberadaan Sekolah Rakyat nanti tentu akan sangat mendukung pendidikan di wilayah sini maupun Kabupaten Batang,” ujarnya. (**)


