Slawi  

Serapan Pupuk Subsidi di Tegal Capai 15.993 Ton

SLAWI, smpantura – PT Pupuk Indonesia (Persero) menerapkan sistem digital i-Pubers sejak awal Januari 2026. Penerapan sistem tersebut di nilai berhasil meningkatkan serapan pupuk bersubsidi di wilayah Tegal mencapai 15.993 ton.

Regional CEO 2 Pupuk Indonesia, Muhammad Ihwan F dalam siaran persnya mengatakan, tingginya antusiasme petani dalam menebus di dukung oleh beberapa faktor.

“Banyak petani yang menebus pupuk bersubsidi dari awal tahun 2026 karena sistem digital i-Pubers.  Ini memudahkan petani dalam menebus di PPTS. Di sisi lain, ada kebijakan Presiden Prabowo menurunkan HET pupuk subsidi sebesar 20 % pada Oktober 2025,” ungkap Ihwan.  Saat kegiatan Workshop Optimalisasi Distribusi Pupuk dan Akses Pembiayaan Petani Melalui Sinergi Program Pemerintah di Tegal, baru-baru ini.

Di jelaskan, realisasi penyaluran sebesar 15.993 ton ini setara 40 persen dari total alokasi Kabupaten Tegal yang mencapai 40.330 ton pada tahun 2026. Adapun pupuk subsidi yang telah di salurkan yakni Urea 8.997 ton, NPK 6.933 ton, dan organik 63 ton.

BACA JUGA :  Jatuh Ke Dalam Sumur Sedalam 12 Meter, Wanita Paruh Baya Berhasil Diselamatkan

Ihwan menurutkan, dalam rangka menjaga tingginya antusiasme petani terhadap pupuk subsidi. Pupuk Indonesia tetap menjaga ketersediaan pupuk subsidi untuk wilayah Kabupaten Tegal. Saat ini, perusahaan menyiapkan stok sebesar 1.277 ton. Ini untuk kebutuhan petani Kabupaten Tegal. Kemudian, 81.882 ton untuk kebutuhan Provinsi Jawa Tengah.

“Seluruh stok pupuk bersubsidi ini dapat di manfaatkan oleh petani di Kabupaten Tegal tentunya yang terdaftar pada e-RDKK (e-Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) Kementerian Pertanian dan penebusannya di sesuaikan dengan alokasi masing-masing yang telah di tetapkan Pemerintah,” tambah Ihwan.