Galeri Sewusiji Gelar Pameran Lukisan Bertajuk “Ngangsu Kawruh”

TEGAL, smpantura – Galeri Sewusiji, yang berada di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Debong Kulon, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, akan menggelar pameran lukisan bertajuk ‘Ngangsuh Kawruh‘ mulai 19-28 Agustus.

Kegiatan tersebut sekaligus merealisasikan tahun 2023, sebagai Tahun Kolaborasi dengan sanggar, atau kelompok seni.

Pameran ‘Ngangsuh Kawruh‘ menampilkan karya perupa yang tergabung di Sanggar Ing Warno, Pemalang.

Sebanyak 60 lukisan karya Al Rasyid, Nawar, Agus Kayol, Gundy, Herlina, Dewo Soetoro, dan nama lain, termasuk dari anak-anak sanggar yang masih SD ikut dipamerkan.

Pemilik galeri Suriali Andi Kustomo menyebut, pameran yang selama ini digelar lebih didorong keinginan memberi ruang dan referensi kepada publik, terkait dengan karya-karya seni terutama senirupa.

Dengan begitu, warga Kota Tegal dan sekitarnya, dapat mengapresiasi dan memperoleh gambaran lebih baik tentang senirupa.

“Saya harap guru-guru SD, SMP, SMA maupun para orang tua dapat mendorong dan mengajaknya untuk ke galeri. Sesuatu yang tidak setiap kota memiliki lho,” ungkap Andi, dalam siaran pers yang diterima, Kamis (17/8) malam.

Menurutnya, penting bagi sebuah kota memiliki galeri. Maka ketika Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal misalnya, belum atau tidak mau bersusah menyediakan, Andi akhirnya berinisiatif mewujudkannya.

BACA JUGA :  Asyiknya Ngecamp di Permadi Jungle Guci

Tegal sendiri, lanjut Andi, memiliki kesejarahan dalam senirupa termasuk tokoh di dunia senirupa. Nama Dadang Christanto dan Entang Wiharso malah sudah mendunia.

Pilihan tema “Ngangsu Kawruh” karena Galeri Sewusiji mengajak pecinta seni, maupun pelakunya, belajar dengan kiprah Sanggar Ing Warno, sebaliknya sanggar ini juga, belajar kepada publik atau apresiasi seni di Tegal dan sekitarnya.

Dalam penyelenggaraan, Sewusiji melibatkan pula perupa senior Wowok Legowo, dari kelompok Jalarupa. Antar orang atau kelompok dapat saling “Ngangsu Kawruh” sekecil apa pun.

Ada yang spesial dalam pameran kali ini karena Sewusiji, akhirnya tergerak membuka harga tiap lukisan.

“Nah, rumah orang kaya itu yang ada lukisannya. Ada penghargaan estetika. Harapannya rumah-rumah Tegal pun demikian. Makanya datang saja ke pameran,” tandas Andi tersenyum.

Galeri Sewusiji sebelumnya mengadakan pameran tunggal, di tahun 2022 menggelar pameran tunggal untuk perupa Eko Tunas dengan tema ‘Re-Discovery‘ dan perupa Hasan Bisri dengan judul, ‘Ayem Tentrem‘.

Di akhir Desember 2023, bakal pula memamerkan karya-karya kelompok senirupa Jalarupa, Tegal. (T03-Red)

Scroll to top
error: