”Ikuti prosedur dan alur yang di tentukan. Jadi kalau pun tetap ada yang berupaya melakukan cara titip-titipan, kami tetap arahkan agar mengikuti prosedur yang di tentukan panitia provinsi,” tegasnya.
Salah satu calon murid baru, Hasna dari Desa Ujungnegoro mengaku mendaftar ke SMAN 1 Batang sebagai pilihan pertama. Karena sekolah ini menjadi unggulan bagi sebagian besar masyarakat Batang. Di samping itu, sistem pembelajaran yang terbilang baik karena mampu meluluskan siswa dengan nilai memuaskan.
”Saya daftar kesini karena SMAN 1 Batang itu sekolah favorit. Walaupun sedikit cemas karena hanya mengandalkan nilai. Semoga di terima. Andaikan tidak di terima saya masih punya pilihan kedua di SMAN 2 Batang,” ucapnya. (H56)



