Batang  

Kerjasama Sister City, Tenaga Kerja Lokal Harus Disiapkan

BATANG, smpantura – Kerjasama sister city antara Pemkab Batang dan Kota Zhijiang, Provinsi Hubei, China di minta di ikuti dengan persiapan yang matang. Salah satunya adalah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) tenaga kerja lokal dengan bersungguh-sungguh sesuai dengan prioritas.

Hal tersebut di katakan oleh Ketua Komisi I DPRD Batang Kukuh Fajar Rhomadhon baru-baru ini.

”Terkait lapangan pekerjaan, harus di pastikan ketersediaan dan kompetensi tenaga kerja. Serta proporsi penyerapan tenaga kerja lokal Kabupaten Batang di sesuaikan dengan Perda Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi di Daerah,” ujarnya.

Di katakan, Pemkab harus secara serius mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas tenaga kerja lokal di Kabupaten Batang. Salah satunya dengan menyiapkan program-program untuk memastikan tenaga kerja lokal mampu bersaing dan tidak di dominasi tenaga kerja asing. Selain itu, mempersiapkan SDM menjadi prioritas strategis dengan melakukan langkah-langkah proaktif. Termasuk pelatihan bahasa asing dan penyelarasan kurikulum pendidikan sesuai dengan kebutuhan industri.

BACA JUGA :  Nikahkan Generasi Z, Penghulu Diminta Kreatif dan Inovatif

”Di perlukan sosialisasi yang masif kepada masyarakat terkait adanya peluang pekerjaan kedepan. Dankebutuhan keahlian yang di butuhkan melalui kerjasama sister city. Perlu di perhatikan juga mentalitas calon tenaga kerja agar siap untuk bekerja dengan baik,” ucapnya.

Dampak

Kukuh menegaskan bahwa DPRD mendukung penuh adanya kerja sama sister city tersebut. Namun, ia memberi catatan bahwa keuntungan yang di dapatkan Pemkab Batang harus berdampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. Lebih lanjut, ia mengingatkan empat tujuan utama yang wajib di capai, yakni pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan pekerjaan, alih teknologi, serta kebudayaan.