Batang  

Masih Temukan Rumah Tidak Layak, Bantuan RTLH Digencarkan

BANTUAN RTLH: Bupati Batang M Faiz Kurniawan memberikan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah kepada salah seorang warga, Selasa (19/2).

BATANG, smpantura – Pemerintah Kabupaten Batang terus menggencarkan program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah di sejumlah kecamatan. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas hunian warga sekaligus mengurangi angka kemiskinan ekstrem.

Bupati M. Faiz Kurniawan mengaku pihaknya masih menemukan sejumlah rumah warga di lapangan dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Kondisi tersebut meliputi lantai rumah yang masih berupa tanah liat, atap bocor, hingga kerusakan cukup parah pada bagian dinding bangunan.

”Terdapat rumah warga dengan ukuran sangat sempit, sekitar 2 meter x 2 meter, yang hanya cukup di gunakan untuk tempat tidur seorang diri. Ada rumah yang kondisinya sangat memprihatinkan, lantainya masih tanah, atap sering bocor, dinding rusak, tidak ada kamar mandi maupun ruang tamu,”ujarnya saat meninjau di Desa Kebumen, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Selasa (19/5).

BACA JUGA :  PKB-PDIP Usung Fauzi Fallas - Ahmad Ridwan

Alokasi Bantuan

Faiz mengatakan bahwa Pemkab Batang telah mengalokasikan bantuan RTLH melalui APBD tahun 2026 untuk lebih dari 140 rumah warga. Melalui program ini, setiap penerima manfaat akan mendapatkan bantuan dana stimulan sebesar Rp18.500.000. Dana tersebut nantinya di gunakan untuk merehab rumah secara mandiri dengan tetap berada di bawah pengawasan ketat dari petugas lapangan.

”Selain itu, pemerintah daerah juga tengah mengusulkan tambahan program bedah rumah ke pemerintah pusat melalui kementerian terkait. Kami sedang mengajukan sekitar 400 rumah lagi ke Kementerian Perumahan. Jadi totalnya nanti hampir 600 rumah yang akan kita bantu di seluruh Kabupaten Batang,” jelasnya.