Sementara itu, Kepala Bapperida Batang Bagus Pambudi menjelaskan, bahwa agenda market sounding ini merupakan output utama dari tahap penyiapan proyek setelah tahap perencanaan rampung.
”Ada empat tujuan utama dari penjajakan ini, yaitu menyampaikan skema proyek, mengukur ketertarikan pasar, mengumpulkan masukan para pelaku usaha, serta mempersiapkan mereka menuju tahap lelang,” ujarnya.
Jika berjalan sesuai dengan rencana, pengumuman lelang proyek APJU ini akan di mulai pada Juli 2026. Sementara pengumuman pemenang dan penandatanganan kerja sama ditargetkan pada November 2026. Di harapkan secara garis besar, proyek KPBU APJU Kabupaten Batang tahap konstruksi bisa dimulai pada Desember 2026 dan di selesaikan secara bertahap.
”50% titik lampu yang menjadi ruang lingkup KPBU akan selesai pada April 2027. 50% lainnya di harapkan selesai pada Juli 2027,” harapnya.
Di tambahkan, proyek berskala besar ini mengindikasikan nilai belanja modal (capital expenditure) atau biaya konstruksi sebesar Rp153 miliar, dengan biaya operasional sekitar Rp 3,4 miliar per tahun. Skema pengembalian investasi akan menggunakan pembayaran ketersediaan layanan (Availability Payment).
”Dengan total masa konsesi selama 10,5 tahun (6 bulan masa konstruksi dan 10 tahun masa pemeliharaan), proyek KPBU APJU ini di harapkan menjadi lompatan besar bagi Kabupaten Batang dalam mewujudkan daerah yang terang, aman, pintar, dan ramah investasi,” ucapnya. (**)



