Saat Siswa Penasaran Dengan Replika Manusia Purba Homo Erectus

BREBES, smpantura – Replika manusia purba homo erectus menjadi perhatian siswa SD Kalierang 04 saat berkunjung ke Museum Purbakala Bumiayu, Sabtu (6/1).

 

Beberapa dari mereka ada yang menyentuhnya. Ada juga yang hanya melihat karena takut dan geli. Sejumlah pertanyaan pun terlontar dari mereka.”Apa ini asli?”, “Kok ada disini?”, “Itu tangannya memegang apa?”

 

Pemandu museum, Karsono dan Rofik, yang mendampingi para siswa lalu menjelaskan bahwa replika merupakan patung yang dibuat mirip seperti aslinya.”Ini adalah patung replika manusia purba homo erectus yang hidup di Bumiayu pada 1,8 juta tahun lalu,” kata Karsono.

 

Replika tersebut, lanjut Karsono, merupakan pemberian dari Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran. Replika dibuat menyerupai kondisi kehidupan mereka saat itu. Pada bagian tangan patung itu, memegang kapak genggam.”Itu alat untuk berburu,” ujarnya.

 

Selain replika manusia purba, siswa kelas IV dan V tersebut, dikenalkan berbagai koleksi fosil yang dipamerkan. Mulai dari Gajah Sinomastodon, Stegodon, Elephas, Macan, Kerbau hingga Rusa. Mereka juga diajak menonton film Petualangan Arcil di Bumiayu Purba. Film kartun ini menggambarkan kondisi fauna dan manusia yang tinggal di Bumiayu purba, 1,8 juta tahun lalu.

BACA JUGA :  Asyiknya Ngecamp di Permadi Jungle Guci

 

Guru SD Kalierang 04, Nursanti Arifin, mengatakan, sengaja membawa siswa kelas IV dan V ke museum sebagai bagian dari upaya mengenalkan kehidupan prasejarah melalui koleksi yang dipamerkan Museum Purbakala Bumiayu.

 

Terlebih, lokasi museum tidak jauh dari sekolah.”Jadi ini sifatnya pengenalan saja. Agar siswa juga tahu bahwa di sekitar mereka ada museum purbakala,” kata Nursanti, didampingi Erin, guru pendamping lainnya.

 

Nursanti mengaku puas membawa siswanya berkunjung ke museum.”Kami akan informasikan ke sekolah lain. Ini bagus, karena banyak hal baru yang dijumpai siswa,” katanya.(T06-red)

Scroll to top
error: