Brebes  

Jalan Rusak, Warga Protes Aksi Pasang Spanduk dan Tanam Pohon Pisang

BREBES, smpantura – Rusaknya ruas jalan Karangsambung-Jatisawit Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes membuat geram warga sekitar. Puncaknya sejumlah warga melakukan aksi protes ke pemerintah daerah, dengan memasang spanduk dan menanam pohon pisang di tengah jalan, kemarin.

Aksi yang di lakukan warga Desa Karangsambung itu, untuk mendesak Pemkab Brebes segera memperbaiki kerusakan tersebut. Selain berlubang, kondisi jalan juga bergelombang. Sehingga membahayakan pengguna jalan. Terutama para pengendara sepeda motor. Bahkan, di lokasi aksi penanaman pohon pisang nampak jalan sepanjang 500 meteran tak ada sedikit pun aspal maupun beton. Di jalan itu hanya menyisakan bebatuan kerikil perkerasan jalan.

Aksi protes juga di lakukan dengan memasang sejumlah spanduk bernada protes. Dalam tulisan di sepanduk itu, warga menyinggung Bupati Brebes Terpilih, Paramitha Widya Kusuma. Warga mengungkit jika perolehan suara pada Pemilihan Bupati Brebes tahun 2024 lalu, perolehan suara Paramitha Widya Kusuma di Desa Karangsambung tembus 85,91 persen.

BACA JUGA :  Bupati Brebes Lantik 156 ASN, Minta Tingkatkan Pelayanan Publik Berkualitas

“Sungguh ironis. Perolehan suara 85,91% untuk memenangkan Bupati Terpilih, terbesar se-Kecamatan Losari Kabupaten Brebes. Tapi kami masyarakat Desa Karangsambung merasa di anaktirikan. Ruas jalan kabupaten antardesa di Desa Karangsambung kondisinya rusak parah dan sering terjadi lakalantas,” demikian tulisan di spanduk tersebut.

Kondisi Jalan

Mastoni warga Desa Karangsambung mengaku, ruas jalan kabupaten di desanya itu rusak sudah bertahun-tahun dan tak kunjung di perbaiki. Saat hujan, kondisinya sangat memprihatinkan. Jalan berubah seperti empang, karena di genangi air dan berlumpur. Tidak sedikit pengendara sepeda motor yang jatuh karena kondisi jalan licin.