Brebes  

Ngeri, Begini Kondisi Gunung Sampah di TPA Kaliwlingi Brebes

BREBES, smpantura – Pemandangan pegunungan kini nampak di daerah pesisir Pantura Kabupaten Brebes. Tepatnya, di Desa Kaliwlingi, Kecamatan Brebes. Namun gunung yang terlihat ini, ketika semakin mendekat akan nampak mengerikan.

Sebab, ini bukan seperti gunung pada umumnya. Namun gunung yang terbentuk akibat tumpukan sampah. Ya, tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TP) Desa Kaliwlingi, saat ini telah menjulang membentuk seperti gunung.

Saat di lokasi, bukan hawa sejuk yang terhirup. Melainkan bau busuk yang sangat menyengat. Puluhan kendaraan pengangkut sampah juga nampak memgantre di jalur masuk TPA Kaliwlingi. Kendaraan truk hingga motor roda tiga itu, harus menunggu giliran masuk TPA untuk membuang sampah yang di bawanya.

Sementara dua alat berat yang baru di beli Pemkab Brebes senilai Rp 3 miliar, nampak beraktivitas menata tumpukan sampah tersebut. Di depan kantor pengelolaan sampah, nampak dua alat berat lama terparkir karena rusak.

BACA JUGA :  Puluhan Anak Usia Dini di Brebes Dikenalkan Rambu Rambu Lalulintas

Kondisi jalan masuk menuju TPA Kaliwlingi ini, sebagian besar masih berula tanah, dan rusak parah. Hanya beberapa meter saja yang kondisinya berupa cor beton.

Overload

TPA Kaliwlingi kini menghadapi kondisi overload, akibat terus bertambahnya volume sampah yang masuk setiap hari. Tumpukan sampah yang menjulang tinggi bahkan telah dijuluki sebagai gunung sampah, oleh masyarakat dan sejumlah pemerhati lingkungan.

TPA Kaliwlingi telah beroperasi sejak tahun 1999 dan setiap harinya menerima sekitar 150 hingga 200 ton sampah dari berbagai wilayah di Kabupaten Brebes. Sistem pengelolaan yang masih mengandalkan metode open dumping atau pembuangan terbuka menyebabkan sampah terus menumpuk tanpa pengolahan yang optimal. Akibatnya, bukit-bukit sampah semakin tinggi dan memenuhi area TPA.